Wednesday, September 20, 2017

Perbandingan Desain Honda Brio RS VS Daihatsu Sirion AT VS Chevrolet Spark LTZ

Perbandingan Desain Honda Brio RS VS Daihatsu Sirion AT VS Chevrolet Spark LTZ

Honda Brio RS sebagai varian flagship dari klan Brio tampil total. Ia dibekali lampu proyektor, meski masih gunakan bohlam halogen. Bagian bumper juga tampil agresif dengan lekukan yang melebar hingga samping.

Hal yang sama juga ada pada Sirion, ia mengandalkan proyektor dan tampil sama atraktifnya dengan Brio RS jika dilihat dari fascia. Bumpernya punya dimensi lebar dengan panel hitam yang besar.

Sementara Spark punya pendekatan berbeda dari kedua rival Jepangnya. Ia satu-satunya yang punya proyektor dan DRL LED. Sementara kesan elegan muncul dari lis krom tipis di sekujur rumah foglamp serta airdam pada bumper depan. Belum lagi pembuka pintu baris kedua yang seakan menyatu dengan pilar kaca, membuatnya terlihat semakin rapi.

Hal positif yang kami suka di bagian samping Brio RS ada pada peleknya. Dengan menggunakan ring berdiamater 15 inci rasanya sangat pas bersanding dengan desain dan kelir dual tone warna gelap.

Ini berbanding terbalik dengan pelek milik Spark. Dimensinya yang hanya 14 inci terlihat kurang proporsional. Tak hanya itu, menurut kami desainnya juga terasa kurang menggugah. Beruntung, Sirion menjadi satu-satunya kontestan yang menggunakan lampu LED di bagian belakang. Ditambah mika yang berwarna bening, semakin terlihat atraktif.

Berlanjut ke bagian dalam. Dasbor Brio RS mirip dengan keluarga Honda lainnya seperti Mobilio. Ia satu-satunya yang menggunakan AC model digital. Selebihnya, Brio RS masih menyajikan desain lama tapi dengan balutan warna hitam.

Spark punya desain dasbor yang sederhana, mewah dan rapi. Ada beberapa detail yang dilapisi krom di pinggiran spidometer serta piano black finish yang menyelimuti layar monitor dan kisi-kisi AC.

Tak ada yang mengesankan saat masuk ke interior Sirion. Desain dasbornya kurang menggugah, ditambah lagi kualitas materialnya menurut kami terasa kurang solid. Misalnya, kenop AC yang sedikit goyah saat diputar.


Honda Brio RS CVT: 4 bintang
Daihatsu Sirion AT: 3 bintang
Chevrolet Spark LTZ: 4 bintang

Sumber dari autobild.co.id

Saturday, October 3, 2015

Audi A4

Audi A4

Tampilannya begitu futuristis. Dengan desain moncong kaku berlekuk tajam, Audi seperti mau keluar dari gaya lamanya yang masih menyisakan bentuk membulat. Ya, sambutlah Audi A4 terbaru. Audi A4 ini hadir di ajang Frankfurt Motor Show 2015.

Audi A4 menggunakan platform MLB Evo hasil olahan VW Group. Ia diklaim lebih ringan 120 kg dari generasi sebelumnya. bahkan menjadi model yang paling ringan. Gaya futuristis dan sporty kental terasa. Namun begitu, spion yang menempel pada panel pintu didesain untuk mengurangi hambatan dan bising angin. Walau, desainnya terlihat kuno.

Audi A4 dikenal sebagai sedan dengan pengendalian liat dan lincah. Nah, di model baru ini kenyamanan menjadi poin penting. Penggunaan platform MLB Evo membuatnya lebih kaku dan meningkatkan pengendalian. Namun serunya, tidak sampai mengorbankan kenyamanan berkat suspensi lebih empuk. Tersedia dua pilihan suspensi adaptif, yaitu Normal dan Sport. Untuk mode berkendara terdapat Auto, Comfort, dan Dynamic.

Tersedia berbagai pilihan mesin. Dari terkecil 1.400 cc TFSI 148 dk hingga unit diesel 3.000 cc V6 286 dk. Sayangnya, pilihan sistem quattro hanya tersedia pada varian mesin terbesar. Terdapat pilihan transmisi otomatis S-Tronic 7-speed DSG atau manual 6-speed. Khusus mesin diesel 3.000 cc dilengkapi transmisi otomatis 8-speed.